Sifat Orang Beriman

Orang yang beriman merupakan orang yang paling mulia, Allah menyebutkan sifat sifat dari orang orang yang beriman kepadanya, yaitu ada 5 sifat yang ada pada diri orang orang yang beriman, sebagai berikut:

  • Memiliki Rasa Takut

Allah berfirman

(إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ(٢

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka” (QS. Al-Anfal: 2)

Muncul rasa takut kepada Allah SWT jika hendak melakukan suatu keburukan, rasa takut itu merupakan cara untuk mengagungkan Allah SWT. Seperti contoh, ada orang yang ingin mengerjakan suatu keburukan, lalu orang itu ingat Allah SWT atau ada yang mengingatkannya, kemudian orang itu tidak jadi melakukannya, maka orang itu merupakan orang yang beriman, dan rasa takut itu merupakan sifat orang beriman.

  • AdaTambahan Iman Ketika Al-Qur’an Dibaca

Allah berfirman

(وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا(٢

“dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya)” (QS. Al-Anfal: 4)

Ini merupakan bukti bahwa orang yang beriman membaca Al-Qur’an hatinya akan tergerak, sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah menyuruh Ibnu Mas’ud untuk membaca Al-Qur’an, lalu Ibnu Mas’ud mengatakan “Bagaimana aku membacakan Al Qur’an sedang Al Qur’an diturunkan untukmu?”

nabi pun menjawab, “ sesungguhnya aku sangat senang jika ada orang lain yang membaca Al-Qur’an.” Dan Ibnu Mas’ud membaca surat An-Nisa, sesampainya pada ayat 41, Nabi mengatakan “cukup”, lalu Ibnu Mas’ud melihat Nabi Muhammad SAW berlinang air mata. (HR. Al-Bukhari)

(فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِن كُلِّ أُمَّةٍۭ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَىٰ هَٰٓؤُلَآءِ شَهِيدًا ﴿٤١

“Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seseorang saksi (rasul) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu)” (QS. An-Nisa: 41).

Kisah tersebut menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW mempunyai hati yang sangat lembut, tatkala Ibnu Mas’ud membaca Al-Qur’an, hati beliau tersentuh ketika mendengar ayat ayat Al-Qur’an hingga berlinang air matanya

  • Tawakkal Kepada Allah

Allah berfirman

(وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ(٢

“dan hanya kepada Rabbnya mereka bertawakkal” (QS. Al-Anfal: 2).

Orang beriman akan menyerahkan segala urusannya kepada Allah SWT, tidak kepada yang lain. Di samping mereka bertawakal, mereka melakukannya agar terwujudnya suatu hal, karena orang yang beriman menyakini bahwa semua tidak akan terwujud kecuali kehendak Allah SWT.

  • Mendirikan Shalat

Allah berfirman

(ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ(٣

“(yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat” (QS. Al-Anfal: 3).

Sangat banya ayat ayat di dalam Al-Qur’an yang membuktikan keimanan seseorang, dan ini adalah salah satunya. Orang beriman akan menjalankan shalatnya dengan sempurna, baik itu yang wajib atau yang sunnah.

  • Berinfak

Allah berfirman

(وَمِمَّا رَزَقْنَٰهُمْ يُنفِقُونَ(٣

dan yang menginfakkan rizki yang Kami berikan kepada mereka” (QS. Al-Anfal: 3).

Seseorang yang selalu menginfakkan hartanya di jalan Allah SWT merupakan orang yang beriman, seperti yang dilakukan oleh Abu Bakar, beliau selalu menginfakkan seluruh hartanya kecuali ketika ada kebutuhan yang sangat mendesak, dari keluarga atau orang lain, maka tidak menginfakkan seluruh hartanya

Kemudian di awal ayat ke 4 Allah sebut mereka itulah orang yang memiliki iman dengan sebenar benar iman. Allah mengatakan:

Lalu pada awal ayat 4, Allah menyebut mereka itu adalah orang yang sangat beriman seiman imannya,

(أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُؤْمِنُونَ حَقًّا(٤

“Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya” (QS. Al-Anfal: 4).

Cukup sekian, sampai disini saja pembahasan sifat orang yang beriman, semoga kita semua mer pakan orang orang yang beriman, dan terima kasih atas waktu yang diluangkan untuk membaca artikel ini,

wasalamualaikum warohmatullahi wabarokatu

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *