Kemuliaan Manusia

Aisyah ra berkata, bahwa akal itu terdiri dari sepuluh bagian, lima bagian daripadanya lahir dari lima bagian batin. Adapun lima bagian lahir itu, ialah:

  1. Diam, sebagaimana sabda Nabi saw: “Barangsiapa yang diam, maka dia akan selamat.” Dan sabda Nabi saw: “Barangsiapa banyak bicaranya, tentu banyak salahnya.”
  2. Ramah tamah dan penyantun
  3. Tawadhu’
  4. Memerintahkan pada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar
  5. Beramal saleh

Adapun lima yang batin, ialah:

  1. Berfikir dan merenung
  2. Mengambil pelajaran
  3. Menggangap besar suatu dosa
  4. Takut kapada Allah swt
  5. Merendahkan diri

Disebutkan di dalam Al-Khabar, keindahan itu ada tujuh bagian, yaitu: Kelembutan, elok, terang, sinar, tipis dan lembut. Ketika Allah menciptakan hal tersebut, Allah menjadikan masing-masing daripadanya satu bagian. Allah menjadikan kelembutan untuk surga, keelokan untuk bidadari, sinar terang untuk matahari, cahaya untuk rembulan, kegelapan untuk malam, halus dan lembut untuk angina. Alam makro, yaitu langit dan bumi dihiasi dengan macam-macam tersebut.

Ketika Allah menjadikan Adam dan Hawa yang merupakan kategori alam kecil, Dia juga menghiasinya dengan macam-macam bagian tersebut. Allah kelembutan untuk ruhnya, keelokan untuk lidahnya, cahaya untuk wajahnya, sinar untuk matanya, gelap untuk rambutnya, kehalusan untuk hatinyatipis untuk rahasianya. Oleh sebab itu, maka manusia lebihbaik dari segala sesuatu.

Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk dan menjadikannya empat jenis. Yaitu: Malaikat, setan, jin, dan manusia. Kemudian menjadikannya sepuluh bagian. Sembilan bagian untuk malaikat dan satu bagian untuk setan, manusia, dan jin. Lalu tiga jenis itu dijadikan sepuluh bagian, Sembilan untuk setan dan satu untuk jin dan manusia. Kemudian manusia, dijadikan seratus dua puluh lima bagian, seratus bagian dinegara Hindi, tempat kembali mereka adalah di neraka, dua belas bagian di Rum, tempat kembali mereka seluruhnya di neraka, enam bagian di dunia timur, tempat kembali mereka seluruhnya di neraka, enam bagian di dunia barat dan mereka semua penghuni neraka. Tinggallah satu bagian, dari yag satu ini ada tujuh puluh tiga bagian, tujuh puluh dua bagian adalah ahli bid’ah dan tersesat, dan satu bagian daripadanya yang selamat, mereka iti adalah Ahlu Sunnah wal Jama’ah. Tetapi hisab mereka tetap ada pada kewenangan Allah swt. Dia memberiakn Ampunan kepdada orang yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya pula.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *