Fadhilah Shalat Berjamaah

DIriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, bahwa pernah suatu ketika beliau sedang duduk di masjid. Lalu masuklah seorang pemuda menghadap. Beliau menghormatinya dan mendudukkan disisi beliau di dipan Abu Bakar ra. Kemudian Nabi Muhammad saw, menerangkan alas an kepadanya, seraya bersabda: “Ya Abu Bakar, sesungguhnya aku mendudukannya lebih tinggi dari pada engkau, karena tidak ada seorang pun di dunia ini yang lebih banyak bacaan shalawatnya kepadaku selain daripada dia. Dia membaca setiappagi dan petang, ‘Ya Allah, limpahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad saw, sebanyak bilangan orang yang membaca shalawat kepada beliau, dan limpahkanlah shalawat kepada beliau sejumlah bilangan orang yang tidak membaca shalawat kepadanya, limpahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad saw, sebagaimana engkai sukai bacaan shalawat kepadanya, limpahkan rahmat atas Nabi Muhammad saw, sebagaimana telah engkau perintahkan kepada kami supaya membaca shalawat kepada beliau, serta limpahkan rahmat atas Nabi Muhammad saw, sebagaimana shalawat yang sepatutnya buat beliau’ Oleh sebab itulah, aku mendudukanya lebih tinggi dari pada kamu.”

Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw:

Barangsiapa yang mengerjakan shalat lima waktudengan berjamaah, maka dia akan mendapatkan lima hal:

  1. Dia tidak akan ditimpa kefakiran didunia
  2. Allah swt, menghindarkan siksa kubur dari dirinya
  3. Buku catatan amalan diberikan dengan diterima oleh tangan kanannya
  4. Dia akan melewati jembatan (shitath) seperti kilat yang menyambar
  5. Dan Allah swt, akan memasukkannya ke dalam surga dengan tanpa hisap dan tidak pula azab

Dari Nabi Muhammad saw, beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah swt, akan menghimpun masjid-masjid dunia di padang masyar pada hari kiamat, seolah-olah masjid itu berupa unta-unta yang berwarna putih, kaki-kakinya dari anbar, leher-lehernya dari za’faran, kepala-kepalanya dari misik, telinga-telinganya dari zarbarjad hijau., para muazin menuntunya dan para imam sebagai penggiringnya, semua berjalan menuju hamparan padang hari kiamat, laksana kecepatan petir yang menyambar. Orang-orang pada hari itu bertanya, ‘Apakah mereka itu, para Malaikat Muqarrabin atau para nabi dan rasul?’ Lalu terdengar suara pemanggil, ‘tidak, tetapi mereka itu dari umat Muhammad saw, yang memelihara shalat yang berjama’ah.’”

Dalam sebuah hadist, bahwa Nabisaw, pernah bersabda: “Pada saat aku diisra’ mi’rajkan kelangit, aku melihat beberapa orang laki-laki dan wanita, memukuli kepala-kepala mereka, sehingga darah pun mengucur deras mengalir bagaikan sungai yang besar, mereka menjerit kesakitan, oh betapa celaka dan binasanya kami, lalu aku bertanya kepada Jibril, ‘wahai Jibril, siapakah mereka itu?’ Jibril menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang shalat yang tidak tepat pada waktunya.’”

Nabi saw, bersabda: “Sepuluh golongan, shalatnya tidak diterima oleh Allah, yaitu:”

  1. Orang yang shalatsecara sendirian, tanpa membaca surah Fatihah
  2. Orang yang shalat namun dia tidak mengeluarkan zakatnya
  3. Orang yang mengimami suatu kaum, sedangkan kaum itu membenci kepadanya
  4. Orang yang menjadi budak, lalu ia pergi dan tidak kembali tanpa seizin tuannya
  5. Peminum khamar, yang tidak mau menghentikan kebiasaan minumnya
  6. Istri yang suaminya memendam rasa marah di hatinya, oleh karena ulahnya
  7. Orang wanita yang shalat tanpatutup kepala
  8. Pemimpin yang sombong lagi sewenng-wenang
  9. Pemakan riba
  10. Orang yang shalatnya, tidak dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan munkar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *