Azab Bagi Orang Kafir di Dalam Neraka

Firman Allah swt: “Wantaazuu” yakni, hendaklah kamu memisahkan diri dari orang-orang mukmin, hai orang-orang kafir! Karena mereka telah merasa terganggu karena ada kamu di dunia. Menyingkirlah dari mereka, sehingga mereka selamat dari kamu.

Dikatakan, bahwa ada penyu yang menyerukan: “Wahai orang-orang yang berdosa, pisahkan dirimu dari orang-orang yang beriman. Karena orang-orang mukmin telah memperoleh keberuntungan. Hai orang-orang munafik, berpisahlah! Karena orang-orang yang ikhlas telah beruntung. Hai orang-orang fasik, berpisahlah! Karena orang-orang yang benar dalam imannya telah beruntung. Hai orang-orang yang durhaka, berpisahlah! Karena orang-orang yang taat telah beruntung.”

Dari Ibnu abbas ra, dia berkata, pada suatu hari Nabi Muhammad saw. Keluar dari Masjid. Tiba-tiba beliau melihat iblis, lalu Nabi Muhammad saw bersabda: “Apa yang membuatmu datang ke depan pintu masjidku?”

Iblis menjawab: “Ya Muhammad saw, Allah yang membuat aku datang kemari.”

Beliau bersabda: “Untuk apa?”

Iblis berkata: “Supaya kamu dapat bertanya kepadaku mengenai apa saja yang kamu inginkan.”

Ibnu Abbas berkata, bahwa pertama-tama yang ditanyakan Nabi kepada iblis adalah terkait dengan shalat. Beliau bertanya: “Hai iblis, mengapa kamu menghalangi umatku untuk mengerjakan shalat berjama’ah?”

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, apabila umatmu keluar untuk shalat, maka aku menderita panas dingin yang amat sangat dan demam itu tidak akan hilang hingga mereka bubar.”

Nabi Muhammad saw, bertanya lagi: “Hai iblis, mengapa kamu menghalangi umatku dari membana Al-Qur’an?”

Iblis menjawab: “Ketika mereka membaca Al-Qur’an, aku akan hancur lebur seperti timah mencair.”

Nabi Muhammad saw, bertanya: “Hai iblis, mengapa kamu menghalangi umatku untuk berjihad?”

Iblis menjawab: “Apabila mereka keluar untuk berjihad, maka kakiku menjadi terikat kuat, sampai mereka kembali.”

Nabi Muhammad saw, bertanya: “Hai iblis, mengapa kamu menghalangi umatku untuk beribadah haji?”

Iblis menjawab: “Apabila mereka keluar untuk beribadah haji, maka aku menjadi dirantai dan dibelenggu. Apabila mereka bermaksud untuk bersedekah, maka diletakkan gergaji pada kepalaku, lalu gergaji itu menggergajiku seperti kayu yang sedang digergaji.

                Jika baik amal perbuatannya, maka bahagialah orang yang memilikinya, dan jika buruk amal perbuatanya maka celakalah orang yang memilikinya.

Di akhirat kelak akan dapat siksa yang sangat pedih jika ada orang yang amalnya buruk dan perbuatanya tercela selama di dunia, siksaan akan sesuai dengan apa yang sudah mereka lakukan, ada beberapa siksaan bagi orang orang yang kafir di dunia

  1. kulit yang hangus terbakar

Api neraka akan membakar kulit mereka, sehingga merasakan perih yang sangat sakit, dan orang orang itu adalah orang yang sering mengerjakan amal buruk dan berbuat dosa. Di dalam neraka, kejadian itu akan berulang ulang tiada henti.

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُواْ بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُواْ الْعَذَابَ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

“Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Kami, kelak Kami akan masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain (baru), supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. an-Nisa'[4]: 56)

  • Seluruh isi perut akan hancur dengan air Hamim

Air yang teramat sangat panas dan terbuat dari api neraka merupakan air Hamim. Saking panasnya, jika perut seseorang disiramg dengan air itu, hancurlah perut orang itu, air itu disiram dari kepala hingga menembus perut, kemudian keluar dari kaki dan lelehlah seluruh tubuh.

ہٰذٰنِ خَصۡمٰنِ اخۡتَصَمُوۡا فِیۡ رَبِّہِمۡ ۫ فَالَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا قُطِّعَتۡ لَہُمۡ ثِیَابٌ مِّنۡ نَّارٍ ؕ یُصَبُّ مِنۡ فَوۡقِ رُءُوۡسِہِمُ الۡحَمِیۡمُ

“Orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu, dihancurkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit mereka.” (Qs. al-Hajj: 19-20).

3.Hukuman di wajah

وَ مَنۡ یَّہۡدِ اللّٰہُ فَہُوَ الۡمُہۡتَدِ ۚ وَ مَنۡ یُّضۡلِلۡ فَلَنۡ تَجِدَ لَہُمۡ اَوۡلِیَآءَ مِنۡ دُوۡنِہٖ ؕ وَ نَحۡشُرُہُمۡ یَوۡمَ الۡقِیٰمَۃِ عَلٰی وُجُوۡہِہِمۡ عُمۡیًا وَّ بُکۡمًا وَّ صُمًّا ؕ مَاۡوٰىہُمۡ جَہَنَّمُ ؕ کُلَّمَا خَبَتۡ زِدۡنٰہُمۡ سَعِیۡرًا

“Dan kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (dengan menyeret mereka) pada wajah dalam keadaan buta, bisu, dan tuli. Tempat kediaman mereka adalah neraka jahanam. Tiap kali nyala api jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.” (Qs. al-Isra’: 97)

Wajah yang dahulu masuk kedalam api neraka sehingga hangus terbakar, kemudian kembali seperti sediakala lalu hangus lagi, begitu seterusnya tiada henti.

  • diseret mukanya

يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ ۫نَّ الۡمُجۡرِمِیۡنَ فِیۡ ضَلٰلٍ وَّ سُعُرٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka. (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka di atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka), “Rasakanlah sentuhan api neraka.” (Qs. al-Qamar: 47-48)

إِذِ الأغْلالُ فِي أَعْنَاقِهِمْ وَالسَّلاسِلُ يُسْحَبُونَ ۫ فِي الْحَمِيمِ ثُمَّ فِي النَّارِ يُسْجَرُونَ  ۫ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِالْكِتَابِ وَبِمَا أَرْسَلْنَا بِهِ رُسُلَنَا فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ ۫

“Kelak mereka akan mengetahui ketka belenggu dan rantai dipasang di leher mereka seray diseret ke dam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api.” (Qs. al-Mu’min: 70-72).

  • Wajah Menghitam

وَ الَّذِیۡنَ کَسَبُوا السَّیِّاٰتِ جَزَآءُ سَیِّئَۃٍۭ بِمِثۡلِہَا ۙ وَ تَرۡہَقُہُمۡ ذِلَّۃٌ مَا لَہُمۡ مِّنَ اللّٰہِ مِنۡ عَاصِمٍ ۚ کَاَنَّمَاۤ اُغۡشِیَتۡ وُجُوۡہُہُمۡ قِطَعًا مِّنَ الَّیۡلِ مُظۡلِمًا ؕ اُولٰٓئِکَ اَصۡحٰبُ النَّارِ ۚ ہُمۡ فِیۡہَا خٰلِدُوۡنَ

“Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (Qs. Yunus: 27)

  • Orang kafir akan dikelilingi api neraka

لَهُمْ مِنْ فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِنَ النَّارِ وَمِنْ تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ اللَّهُ بِهِ عِبَادَهُ ۚ يَا عِبَادِ فَاتَّقُونِ

“Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah mereka pun lapisan-lapisan api…” (Qs. az-Zumar: 16)

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمُحِيطَةٌ بِالْكَافِرِينَ

“Dan sesungguhnya jahanam itu benar-benar mengelilingi orang-orang kafir.” (Qs. at-Taubah: 49)

  • Jantung terbakar api neraka

 كَلَّا لَيُنبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ ﴿٤﴾وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ ﴿٥﴾نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ ﴿٦﴾الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الْأَفْئِدَةِ ﴿٧﴾

“Sekali-kali tidak! Sesungguhnya ia benar-benar akan dilemparkan ke dalam huthamah. Dan tahukah kamu apa huthamah itu? (Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang membakar sampai ke jantung.” (Qs. al-Humazah[104]: 4-7)

Seseorang berkata bahwa saat Tsabit al-Bani membaca ayat tersebut, ia mengatakan, “Orang orang kafir terbakar oleh Api Huthamah, sampai ke jantung mereka, akan tetapi mereka tetap hidup, dan mereka agar tahu alangkah perihnya azab itu.” Setelah itu ia menangis

  • Penghuni Neraka di beri Belenggu, Rantai, dan Martil

Allah SWT menjanjikan bahwa orang orang yang ada di neraka akan dirantai, dan dibelengggu:

اِنَّاۤ اَعۡتَدۡنَا لِلۡکٰفِرِیۡنَ سَلٰسِلَا۠ وَ اَغۡلٰلًا وَّ سَعِیۡرًا﴿٤﴾

“Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu, dan neraka yang menyala-nyala.” (Qs. al-Insan[76]: 4)

اِنَّ لَدَیۡنَاۤ اَنۡکَالًا وَّ جَحِیۡمًا﴿١٢﴾وَّ طَعَامًا ذَا غُصَّۃٍ وَّ عَذَابًا اَلِیۡمًا﴿١٣﴾

“Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang menyala-nyala, serta makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.” (Qs. al-Muzammil[73]: 12-13)

Di leher mereka terpasang belenggu:

وَ جَعَلۡنَا الۡاَغۡلٰلَ فِیۡۤ اَعۡنَاقِ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا ؕ ہَلۡ یُجۡزَوۡنَ اِلَّا مَا کَانُوۡا یَعۡمَلُوۡنَ﴿٣٣﴾

“Dan kami pasang belenggu di leher orang-orang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan.” (Qs. Saba'[34]: 33)

اِذِ الۡاَغۡلٰلُ فِیۡۤ اَعۡنَاقِہِمۡ وَ السَّلٰسِلُ ؕ یُسۡحَبُوۡن﴿٧١﴾َ

“Ketika belenggu dan rantai dipasang di leher mereka seraya mereka diseret.” (Qs. al-Mu’min[40]: 71)

خُذُوۡہُ فَغُلُّوۡہُ﴿٣٠﴾ثُمَّ الۡجَحِیۡمَ صَلُّوۡہُ﴿٣١﴾ثُمَّ فِیۡ سِلۡسِلَۃٍ ذَرۡعُہَا سَبۡعُوۡنَ ذِرَاعًا فَاسۡلُکُوۡہُ﴿٣٢﴾

“(Allah berfirman), ‘Pegangilah ia, lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.’” (Qs. al-Haqqah[69]: 30-32)

وَ لَہُمۡ مَّقَامِعُ مِنۡ حَدِیۡدٍ﴿٢١﴾کُلَّمَاۤ اَرَادُوۡۤا اَنۡ یَّخۡرُجُوۡا مِنۡہَا مِنۡ غَمٍّ اُعِیۡدُوۡا فِیۡہَا ٭ وَ ذُوۡقُوۡا عَذَابَ الۡحَرِیۡقِ﴿٢٢﴾

“Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi (untuk menghukum mereka). Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “Rasakanla azab yang membakar ini.” (Qs. al-Hajj[22]: 21-22)

Itu merupakan siksaan siksaan bagi orang yang kafir dan selalu berbuat dosa, semoga kita semua mendapatkan rahmat dan hidayah-Nya, dan semoga kita dijauhkan dari marabahaya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *